Ini Macam-macam Harta yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya

Laznas BSM Umat - Data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyebutkan potensi zakat di Indonesia cukup besar. Pada tahun 2017, jika dana zakat seluruh Indonesia berhasil dikumpulkan maka akan terhimpun sekira Rp286 triliun.

Sehingga potensi zakat ini sangat signifikan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Zakat harta mempunyai karakteristik dan pembagian masing-masing. Dari data yang dihimpun, ada sejumlah harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.

Pertama zakat harta dari perniagaan atau perdangan. Kekayaan dari berniaga di sini termasuk stok barang dagangan, ditambah uang kontan dan piutang yang masih mungkin kembali.

Kedua zakat pertanian, ini khusus mereka yang bermata pencaharian sebagai petani yang menghasilkan makanan pokok. Ketiga, zakat hewan ternak. Ketentuan ini berlaku bagi muslim yang memiliki hewan ternak. Keempat tentang zakat emas dan perak.

Kelima berkaitan dengan zakat profesi atau penghasilan. Ini adalah zakat yang harus dikeluarkan apabila pendapatan atau penghasilan mencapai nishab ukuran tertentu. Saat ini ukurannya adalah pendapatan setara 520 kilogram beras wajib mengeluarkan zakat 2,5%.

Keenam ada juga zakat dari harta investasi. Zakat ini dikenakan terhadap harta yang diperoleh dari hasil investasi. Contohnya, bangunan atau kendaraan yang disewakan.

Ketujuh zakat dari harta tabungan, yakni setiap orang Islam yang memiliki uang dan telah disimpan selama satu tahun dan nilainya setara 85 gr emas wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5%.

Kedelapan zakat rikaz adalah setiap penemuan harta terpendam dalam tanah selama bertahun-tahun atau rikaz, berupa emas atau perak yang tidak diketahui lagi pemiliknya maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 20 persen.

Sembilan zakat fitrah atau penyucian jiwa. Zakat ini wajib dibayarkan oleh setiap orang yang mampu atau memiliki kelebihan kemampuan pemenuhan pangan, setahun sekali.

Zakat ini dibayarkan sebelum salat Idul Fitri. kamu yang menjadi kepala keluarga dan menafkahi banyak orang, berkewajiban pula mengeluarkan zakat fitrah tanggungan seperti anak, istri, orangtua, dan sebagainya.