OMATIQ Ajang Apresiasi Yatim Berprestasi

Laznas BSM Umat - Kehidupan ekonomi para yatim maupun dhuafa yang serba terbatas, mengharuskan mereka berpikir lebih mandiri agar bisa menjalaninya dengan baik. Seperti dalam hal pendidikan, meski dalam keterbatasan tapi mereka para yatim berbuat maksimal dan berprestasi, ini mengharukan bagi kita semua.

Karenanya LAZNAS BSM UMAT menghargai program yang digagas Yatim Mandiri dalam hal memberikan tempat kepada para yatim dan dhuafa. Di bulan Muharram 1439 H ini merupakan waktu yang baik untuk memberikan wadah evaluasi dan apresiasi bagi anak-anak yatim dhuafa melalui ajang Olimpiade Matematika & Qur'an Nasional (OMATIQ).

"Diharapkan kegiatan OMATIQ ini, memberikan semangat dan harapan baru bagi para yatim dan dhuafa. Sehingga muncul prestasi-prestasi yang istimewa dari para yatim ini," kata Direktur Eksekutif LAZNAS BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah. Hal senada dikatakan Ketua Panitia OMATIQ, Hendy Nurokhmansyah.

Menurutnya, ini merupakan kesempatan bagi para yatim dan dhuafa menunjukkan prestasi mereka. "Agar bisa dapat memunculkan lagi bibit unggul yang memiliki prestasi dan menjadi ajang untuk melatih kemandirian mereka dalam mengikuti kompetisi di Ibu Kota," ucap tutur Hendy.

Babak penyisihan tingkat cabang telah dilakukan pertengahan bulan Juli hingga Agustus lalu. Dengan 160 anak yang telah tersaring dari peserta total 1.647 anak, akan melanjutkan perjuangannya untuk kompetisi selanjutnya di tingkat Nasional. Demi mensukseskan kegiatan yang diharapkan menjadi langkah awal kesuksesan anak yatim dhuafa ini, Yatim Mandiri telah bekerja sama dengan Kemenpora dan Laznas BSM Umat serta lembaga lain. OMATIQ diselenggarakan di Dome Theatre Kemenpora tanggal 20-22 Oktober 2017.