Pasrah Saat Gempa, Hidup Sepasang Orang Tua Miskin Ini Perlu Dibantu

Laznas BSM Umat - Cerita hidup yang dituturkan sepasang suami istri, Juwarni (59) dan Minar (50) kepada tim Laznas BSM Umat pasca gempa di Lebak, Banten beberapa waktu lalu ini menginspirasi tentang apa artinya sebuah kesetiaan.

Minar mengakui, saat gempa terjadi dia tidak berusaha menyelamatkan diri. Karena yang dipikirkannya adalah suaminya yang  terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit tumor di lehernya yang dideritanya sejak 1 tahun terakhir.

"Waktu gempa, yang saya pikirin suami saya," ucap Minar terbata-bata kepada tim Laznas BSM Umat, Kamis 1 Februari 2018.

Bahkan kondisi rumah yang terletak di Desa Kujang Jaya 2, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten ini sudah tidak lagi utuh. Hampir 80 persen bangunan rumah dalam kondisi hancur. "Saya bingung dan sedih, hidup kami ini sendiri. Anak juga enggak punya, sawah juga sudah digadai untuk berobat bapak. Sekarang mau dapat uang dari mana lagi," urai Minar sambil menitikkan air mata.

"Kita pasrah, semoga ada yang mau membantu bawa bapak berobat. Dilancarkan rezekinya, dimudahkan hidupnya," tambahnya.

AddThisBerita: