Pendidikan untuk Terdampak Bencana Tsunami Selat Sunda

BSM Umat – Banten adalah salah satu daerah yang terdampak bencana saat tsunami selat sunda kemaren. Kerusakan sekolah akibat bencana tersebut belum diketahui. Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengklaim bahwa kerusakan infrastruktur khususnya akses jalan dan jembatan tidak signifikan. BNPB belum selesai menghitung kerugian yang diakibatkan tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018.

Daerah yang terdampak bencana tsunami selat sunda adalah merupakan daerah pesisir pantai. Wilayah pesisir yang terdampak di wilayah Pandeglang dan Lampung Selatan merupakan wilayah dengan tingkat ekonomi bervariasi. Kerusakan infrastruktur umum cukup banyak terdiri dari resort dan wilayah pariwisata.

Sebagian penyintas tsunami adalah warga sekitar pantai yang memiliki tingkat ekonomi sebagian tergolong menengah kebawah, tersebar di wilayah kampung nelayan di Panimbang, Sumur dan wilayah teluk Labuan. Warga banyak yang menggantungkan penghidupannya melalui wisata dan laut. Sehingga dengan rusaknya infrastruktur pesisir pantai menyebabkan hilangnya mata pencaharian mereka. Itu menyebabkan warga yang terdampak membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk menyambung hidup sehari-hari.

Untuk kehidupan sehari-hari sudah terasa sulit bagaimana dengan biaya yang lainnya seperti kesehatan dan pendidikan. Kepala Bappeda Banten Hudaya Latuconsina mengatakan masalah, pendidikanlah yang kemudian jadi penyumbang lambatnya pembangunan di kawasan.

Keterbatasan ekonomi di daerah banten menyebabkan tingkat pendidikan menjadi rendah. Badan Pusat Statisktik (BPS) mencatat, rata-rata sekolah sudah berumur  rata-rata 8,37 tahun. Dengan kondisi sekolah yang buruk dan jauhnya jarak menyebab membuat motivasi belajar siswa dan guru berkurang. Berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada 48% sekolah di Banten yang rusak.

Salah satu hal terpenting untuk membangun sebuah bangsa adalah dengan memperbaiki pendidikannya. Sehingga butuh bantuan dari banyak pihak untuk membantu terdampak tsunami Selat Sunda untuk membantu biaya pendidikan anak-anak disana. Karena anak-anak adalah masa depan sebuah bangsa.