Program ISDP Merambah ke Universitas Hasanuddin

Laznas BSM Umat - Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSM Umat) terus melebarkan sayapnya terkait kontribusnya dalam dunia pendidikan dan kewirausahaan. Terbukti dengan program unggulan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) yang telah dilangsungkan di dua universitas negeri terkemuka, yakni Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Untuk terus memperluas jangkauan dari program ISDP ini, Laznas BSM Umat kemudian mengembangkannya di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Manajer Didik Laznas BSM Umat, Aprilia  Eviyanti mengatakan, program ISDP di Unhas sedang dalam persiapan.

"Insya Allah program ISDP di Unhas akan diluncurkan pada Agustus 2018 mendatang. Kuotanya juga 25 orang," kata Aprilia pada acara pembekalan mahasiswa IPB peserta program ISDP di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/5/2018).

Soal pemilihan Unhas, Aprilia menjelaskam,  hal itu bertujuan untuk pemerataan penerima manfaat program kepada masyarakat di Indonesia Bagian Tengah dan Timur. "Penerima manfaat program ISDP IPB dan UGM kebanyakan berasal dari Jawa dan Sumatera. Selain itu memilih Unhas untuk mencari keunikan bisnis lokal. Seperti diketahui, Makassar dikenal luas dengan bisnis terkait produk laut," ungkapnya.

Selain itu, pihak Laznas BSM juga telah berkomunikasi dengan Wakil Rektor III Dr Ir Rashid Jalil pada 13 Mei 2018 lalu di Kampus Unhas, Makassar. "Pak Rashid menyatakan sangat mendukung program ISDP Laz BSM. Menurutnya, lembaga yang mengusung program mencetak sociopreneur belum ada di Makassar. Laz BSM adalah yang pertama, dengan program ISDP," ucapnya.

Untuk diketahui, ISDP merupakan program bantuan beasiswa untuk mahasiswa yang memiliki minat untuk menjadi sociopreneur. Yakni, pengusaha Muslim yang juga peduli sosial dan diharapkan bisa mengentaskan kemiskinan di daerahnya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

Secara keseluruhan kata Aprilia, lama program ISDP dua tahun. Para peserta program ISDP tidak hanya menerima uang saku setiap Rp500 ribu per bulan dan uang SPP Rp3 juta per semester. "Mereka juga mendapatkan permodalan, magang sociopreneurship. Mentoring keIslaman dan pendampingan bisnis selama enam bulan," pungkasnya.

AddThisBerita: