Keajaiban Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan

BSM Umat - Keajaiban puasa Ramadhan tidak terbantahkan lagi.

Ada jutaan manfaat yang akan dirasakan saat umat muslim menjalankannya.Dalam kondisi pandemi virus Corona banyak budaya puasa yang akan berubah. Kita tidak bisa buka puasa bersama lagi, kegiatan sholat taraweh dibatasi, tapi hal itu tidak perlu membuat cemas karena terbukti kesehatan akan menyertai orang yang berpuasa dengan menjalankan dengan baik dan benar ibadah lahiriah maupun ruhani.

Beberapa manfaat puasa untuk kesehatan adalah :

1. Menetralkan racun dalam tubuh

Berpuasa di bulan Ramadan juga bermanfaat untuk menghilangkan racun dalam tubuh. Sistem yang ada dalam tubuh akan terbantu untuk beristirahat selama beberapa waktu untuk melakukan pembersihan dan regenerasi sel, terutama pada saluran pencernaan. Hal ini berkaitan sistem kekebalan tubuh. Semakin baik keadaan sistem kekebalan tubuh maka proses penghilangan racun akan semakin maksimal.

2. Menurunkan kolesterol

Sudah banyak studi yang telah membuktikan bahwa puasa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Salah satunya adalah studi yang dimuat dalam American Journal of Applied Sciences tahun 2007. Studi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi dampak puasa Ramadan terhadap profil lipid plasma dan glukosa serum pada sejumlah mahasiswa. Hasilnya, studi tersebut menemukan bahwa puasa Ramadan terbukti bisa menurunkan kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL)dan meningkatkan kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) dalam tubuh.

3. Menurunkan berat badan

Penelitian membuktikan bahwa puasa sepanjang hari dapat mengurangi berat badan hingga 9% dan secara signifikan mengurangi lemak tubuh selama 12-24 minggu.

Sehingga cara ini lebih efektif daripada pembatasan kalori dalam meningkatkan kehilangan lemak sekaligus menjaga jaringan otot. Namun, diperlukan konsumsi makanan sehat selama puasa.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Dengan puasa membantu memfokuskan energi tubuh untuk memerangi infeksi.

Beberapa peneliti di University of Southern California tertarik mempelajari kaitan antara puasa dan daya tahan tubuh. Menemukan bahwa rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh memproduksi sel darah putih baru yang melawan infeksi.

Dilansir Kompas,com, para peneliti menyebut puasa sebagai "pembalik sakelar regeneratif" yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru.

"Ini memberi tanda 'OK' bagi sel induk untuk terus maju dan berkembang biak membangun kembali seluruh sistem," ungkap Profesor Valter Longo dikutip dari Telegraph, Kamis (05/06/2014).

Banyaknya keajaiban puasa membuat kita semakin percaya akan kebenaran hukum dan perintah Allah SWT. Sebelum terlambat persiapkan diri menuju bulan puasa yang penuh berkah. BSM Umat memiliki banyak kegiatan untuk mengisi keberkahannya, yaitu Ramadhan Hebat 1440 H.

 

Indonesian
Kategori: 
Gambar: