Respon Aktif #MelawanAsap

BSM Umat - Bencana alam kebakaran hutan Riau dan Kalimantan

Musim kemarau panjang yang terjadi di Indonesia berdampak terjadinya musibah kebakaran hutan. Kabut asap yang terjadi di enam provinsi juga menganggu aktivitas masyarakat.

Banyak kerugian yang terjadi akibat dari musibah ini, diantaranya adalah menurunya tingkat kesehatan masyarakat hingga menganggu perekonomian di daerah yang terdampak. Tidak hanya asap yang dirasakan oleh warga, tetapi juga tanah di daerah tersebut yang sudah mulai tidak produktif untuk ditanami. Karena asupan air dan cahaya matahari yang berkurang.

Efek kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Menurut Sumber BMKG pada selasa (17/9/2019) pukul 12.00wib, sebaran asap sudah semakin meluas mencapai sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan, bahkan warga negeri tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Data tersebut di perkuat dengan data data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (16/9/2019) pukul 16.00 WIB, di Riau ditemukan sebanyak 58 titik panas, Jambi (62), Sumatera Selatan (115), Kalimantan Barat (384), Kalimantan Tengah (513), dan Kalimantan Selatan (178).

Bencana kebakaran hutan dan asap sudah ditetapkan sebagai bencana nasional. Sebagai bentuk kepedulian Sebagai bentuk kepedulian Bank Mandiri Syariah dan Laznas BSM Umat melakukan respon aktif dengan memberikan bantuan expedisi kemanusiaan #melawan asap di kepulauan Riau dan Kalimantan.

Bantuan kemanusiaan untuk #MelawanAsap di Riau dan Kalimantan telah diturunkan sebanyak 2 tim ahli. Pada gelombang pertama tim kemanusian membawa kebutuhan respon aktif yang diperlukan, antara lain: Masker N95, suplemen makanan sehat, multivitamin, peralatan oksigenasi, air Purifier dll.